Infotoyotabandung.Co.Id

Pembagian Ilmu Ekonomi yang Bisa Dipelajari Siswa

Bagian Ilmu Ekonomi, Contoh, dan Cabang-cabangnya

Pembagian Ilmu Ekonomi yang Bisa Dipelajari Siswa

Divisi Ekonomi
Ilustrasi pembagian ilmu ekonomi
Ilustrasi pembagian ilmu ekonomi

Ekonomi dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat sekitar hingga saat ini. Dampak tersebut didasarkan pada 3 teori berbagi pengetahuan yang telah dirumuskan menurut Douglas C. Hague dan Alfred W. Stoiner.

Ilmu ekonomi terbagi menjadi 3 bagian, yaitu ekonomi deskriptif, ekonomi teoretis, dan ekonomi terapan. Berikut penjelasan lengkap dan contohnya:

Ekonomi Deskriptif
Teori Ekonomi
Ekonomi Terapan

1. Ekonomi Deskriptif (Ekonomi Deskriptif)
Ekonomi Deskriptif Ekonomi Deskriptif

Ekonomi deskriptif adalah gambaran ekonomi yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya menurut bukti-bukti dalam perekonomian.

Dengan ekonomi deskriptif, Anda dapat mengetahui lebih banyak tentang seluk-beluk ketika menganalisis kondisi, fakta, gambaran yang terjadi dalam suatu kegiatan dalam lingkup ekonomi.

Agar ilustrasi tersebut valid, data yang dikumpulkan juga harus sesuai dengan fakta yang sebenarnya di lapangan.

Di negara kita, ekonomi deskriptif digunakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyajikan ilustrasi kondisi ekonomi Indonesia, baik mikro maupun makro.
Contoh Ekonomi Deskriptif

Contoh ekonomi deskriptif yang terjadi di Indonesia adalah pada saat krisis keuangan Asia tahun 1997-1998.

Krisis moneter terbesar terjadi pada tahun 1997-1998 di Indonesia. Naiknya harga pangan dan inflasi rupiah menyebabkan kekacauan di Indonesia.

Kekacauan ini bermula ketika Presiden Suharto memecat Gubernur Bank Indonesia. Setelah itu Presiden Soeharto terpaksa mengundurkan diri dari jabatannya pada 21 Mei 1998.
2. Ekonomi Teoritis
Ekonomi teoretisEkonomi teoretis

Ilmu ekonomi teoritis adalah pengertian ilmu ekonomi yang berusaha menjelaskan, mencari pengertian, cara kerja sistem ekonomi dan hubungan sebab akibat.

Dasar teori ini mengacu pada hasil pengamatan yang berkaitan dengan tindakan dan reaksi yang muncul, serta hubungannya dengan kondisi ekonomi dalam kehidupan masyarakat.

Ekonomi teoritis ini dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro:

ekonomi mikro
ekonomi makro

1. Ekonomi mikro

Ekonomi mikro adalah ilmu yang memahami kegiatan ekonomi dalam ruang lingkup yang sempit atau khusus.

Contohnya meliputi studi yang membicarakan kasus-kasus yang muncul di suatu pasar, harga komoditas, perusahaan, dan sebagainya.

Ekonomi mikro menganalisis berbagai perilaku dan kesimpulan yang dapat mempengaruhi permintaan dan penawaran barang dan jasa, yang pada gilirannya akan menentukan harga di suatu pasar.

Orang yang melakukan kegiatan yang menggabungkan produksi atau konsumsi secara maksimal di pasar, dapat membentuk pendapatan pada keseimbangan yang akan dilakukan dalam skala makro.

Ini memiliki syarat bahwa semua hal lain yang terkait tetap seimbang atau sama (ceteris paribus).
2. Makroekonomi

Makroekonomi adalah ilmu yang mempelajari semua kegiatan ekonomi. Kajian ekonomi makro bersifat global dan berfokus pada ekonomi yang lebih luas, dan tidak fokus pada kegiatan ekonomi yang terdapat dalam banyak unit ekonomi kecil.

Makroekonomi mengkaji perubahan ekonomi yang mempengaruhi kegiatan ekonomi perusahaan, rumah tangga dan pasar.

Dalam menggambarkan cara-cara yang dapat mengubah sejumlah sasaran kebijakan seperti pembangunan ekonomi, stabilitas harga, penyerapan tenaga kerja, dan pencapaian keseimbangan neraca, dengan menggunakan ekonomi makro.

Berikut ini adalah contoh dari apa yang terjadi dalam ekonomi makro.

Inflasi
Pertumbuhan ekonomi
Pengangguran
Utang luar negeri
Krisis nilai tukar
Kesetaraan dan kemiskinan
Perbankan, kredit macet

Perbedaan Antara Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

Dari penjelasan di atas, jelas bahwa ekonomi mikro dan makro memiliki perbedaan dalam ruang lingkup atau ruang lingkup yang dipahami.

Ekonomi mikro mempelajari faktor-faktor ekonomi yang memiliki cakupan yang lebih sempit atau lebih kecil. Di sisi lain, ekonomi makro menggambarkan faktor-faktor ekonomi yang memiliki cakupan global atau luas.

Ekonomi mikro berfokus pada pemahaman ekonomi, seperti teori harga, penawaran dan permintaan, elastisitas, analisis manfaat dan biaya, teori produksi, model pasar dan lain-lain.

Pengertian ekonomi makro meliputi pendapatan nasional, investasi, kesempatan kerja, pengangguran, moneter, neraca pembayaran dan sebagainya.

Sumber :