super-stickman-golf-3-apk

Super Stickman Golf 3 1.7.22 Apk + Mod (Premium/Mod Money)

super-stickman-golf-3-apk

Super Stickman Golf 3 1.7.22 Apk + Mod (Premium / Mod Money) untuk android

Super Stickman Golf 3 adalah Game Olahraga untuk android
unduh versi terbaru dari Super Stickman Golf 3 Apk + Mod (Premium / Mod Money) untuk android dari revdl dengan tautan langsung

Super Stickman Golf 3 adalah gim di mana Anda bisa bersaing di berbagai kursus.

Seri Super Stickman Golf pemenang penghargaan telah kembali dan lebih baik dari sebelumnya! Super Stickman Golf 3 dikemas penuh dengan kursus baru, power up, kartu yang dapat dikoleksi, mode permainan, kegilaan banyak pemain dan satu ton kejutan baru untuk Anda temukan. Ini adalah putaran baru pada gim klasik!

Kuasai 20 kursus baru sendiri atau ancang-ancang melawan teman dan pemain dari seluruh dunia dalam salah satu dari banyak mode multi-pemain. Baik itu permainan berbasis giliran atau mode balapan real-time, Super Stickman Golf 3 memiliki konten yang cukup untuk membuat Anda bermain selama bertahun-tahun!

Kumpulkan semua kartu dan ubah cara Anda bermain. Anda tahu Anda adalah pegolf terbaik, jadi buktikan dengan membuka semua karakter, topi, jejak bola, dan banyak lagi.

Fitur:
– 20 Kursus Baru
– Mode multiplayer berbasis giliran dan waktu nyata
– Gila Kekuatan Baru
– Tambahkan Spin To Ball Anda
– 35 Karakter Unik
– Lebih dari 65 Topi yang Mengubah Gameplay
– Tampil Terbaik Dengan Lebih Dari 40 Jalur Bola Bergaya
– Banyak Prestasi
– Kursus yang Dapat Diunduh
– Mode Game Baru
– Balapan dan Hadiah Harian
– Mode Golf Flappy!

Anda akan menyukai SSG3!

 

Sumber :

5-jenis-hujan

5 Jenis Hujan Beserta Gambar dan Penjelasannya

5-jenis-hujan

Jenis jenis Hujan

Hujan dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu hujan konvektif, frontal dan orografis. Perbedaan antara ketiga jenis hujan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Hujan Orografis

Hujan orografis merupakan hujan yang terjadi karena adanya gerakan udara yang menaiki pegunungan yang kemudian mengalami kondensasi atau mengalami pengembunan. Yang kemudian udara yang telah mengalami kondensasi tersebut membentuk awan yang menimbulkan hujan.

2. Hujan Konvektif

Hujan konvektif atau disebut dengan zenithal merupakan hujan yang terjadi karena suatu massa udara sehingga massa udara tersebut manuai atau naik dan mengalami pengembunan. Awan yang terbentuk dari hujan ini merupakan awan cumulonimbus atau disebut dengan awan vertikal yang menghasilkan hujan deras namun tidak berlangsung lama. Didaerah yang tropis dengan intensitas penyinaran matahari yang tinggi sehingga sering terjadi hujan konvektif dikarenakan udara yang naik.

3. Hujan Frontal

Hujan frontal merupakan hujan yang terjadi karena betemunya dua masssa yang berlainan suhunya. Udara yang memiliki panas yang lebih akan dipaksa naik dikarenakan bertumbukan dengan udara yang dingin. Udara yang lebih hangat yang terangkat kemudian mendingin dan mengembang. Dalam suatu proses pendinginan maka akan terbentuk titik-titik air yang merupakan awan. Dan setelah titik-titik air itu mengalami kejenuhan, maka akhirnya jatuh dan terjadilah hujan yang disebut dengan hujan frontal. Hujan Frontal pada umumnya terjadi di daerah lintang yang di mana udara bergerak dan daerah yang bertekanan tinggi (kutub) bertemu dengan udara dari zona tekanan rendah, yaitu dan daerah sub tropis.

4. Hujan Buatan

Dengan makin berkembangnya teknologi di bidang meteorologi, maka telah memberikan kemampuan kepada manusia yang ada di bumi ini untuk dapat membuat hujan buatan. Hujan buatan yang dilakukan dengan cara menaburkan bahan kimia yang berupa bahan pendingin (Argentium lodida) seperti es kering ke dalam awan untuk dapat mempercepat proses terjadinya pembentukan awan. Hujan buatan biasanya sering dilakukan pada musim-musim tertentu seperti ketika terjadi musim kemarau panjang atau pada saat terjadi kebakaran hutan yang luas.

5. Hujan Asam

Hujan asam merupakan hujan yang mengandung endapan-endapan asam yang sangat tinggi, sehingga hal tersebut menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan hidup. Kandungan asam yang ada didalam udara seperti oksida sulfur dan oksida nitrogen yang berasal dari asap industri pabrik-pabrik. Hujan asam dapat menyebabkan kerusakan-kerusakan terhadap hutan dan menyebabkan kematian terhadap ikan yang ada di danau-danau. Mengingat sangat banyaknya dampak negatif yang terjadi, maka diperlukan banyak kesadaran dari semua pihak, terutama untuk negara-negara industri agar selalu berusaha mengatasi permasalahan karena dapat mengganggu keseimbangan lingkungan hidup.

 

Sumber : https://www.ruangguru.co.id/

pengertian-dongeng

20 Pengertian Dongeng Beserta Jenis Dan Unsur Intrinsiknya

pengertian-dongeng

 

Pengertian Dongeng

Dongeng adalah bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara terun-temurun dari nenek moyang. Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik), dan juga menghibur.
Beberapa pengertian dongeng lainya :
  • Arti dongeng adalah cerita yg tidak benar-benar terjadi (terutama tentang kejadian zaman dulu yg aneh, perkataan (berita dsb) yg bukan-bukan atau tidak benar: uraian yg panjang itu dianggapnya hanya cerita belaka(KBBI)
  • Secara umum pengertian dongeng adalah cerita yang dituturkan atau dituliskan yang bersifat hiburan dan biasanya tidak benar-benar terjadi dalam kehidupan . Dongeng merupakan suatu bentuk karya sastra yang ceritanya tidak benar-benar tejadi/ fiktif yang bersifat menghibur dan terdapat ajaran moral yang terkandung dalam cerita dongeng tersebut.(Kamisa)
  • Definisi dongeng adalah cerita fantasi sederhana yang tidak benar-benar terjadi berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik) dan juga menghibur. Jadi, dongeng merupakan salah satu bentuk karya sastra yang ceritanya tidak benar-benar terjadi/fiktif.(Agus Triyanto 2007: 46)

Buat kamu yang suka belajar rumus rumus soal sebelum ujian, kami sarankan untuk mencoba mengakses situs rumus.co.id untuk latihan belajar disana

 

Jenis-Jenis Dongeng

Dongeng dapat dibagi menjadi tujuh jenis, diantaranya mitos, sage, fabel, legenda, cerita lucu, cerita pelipur lara dan perumpamaan. Berikut penjelasan masing-masing jenis dongeng di atas.

 

  1. Mitos adalah bentuk dongeng yang menceritakan hal-hal magis seperti cerita tentang dewa-dewa, peri atau Tuhan.
  2. Sage adalah dongeng kepahlawanan, keberanian, atau sihir seperti sihir dongeng Gajah Mada.
  3. Fabel adalah dongeng tentang binatang yang dapat berbicara atau berperilaku seperti manusia.
  4. Legenda adalah bentuk dongeng yang menceritakan tentang sebuah pristiwa tentang asal usul suatu benda atau tempat.
  5. Cerita jenaka adalah cerita yang berkembang di masyarakat yang baik komedi dan dapat membangkitkan contoh tawa cerita Pak Belalang.
  6. Cerita pelipur lara biasanya bentuk narasi yang bertujuan untuk menghibur tamu di pesta dan kisah yang diceritakan oleh seorang ahli seperti boneka diberitahu oleh seorang dalang.
  7. Cerita Perumpamaan adalah bentuk dongeng yang mengandung kiasan / seperti saran, contoh didaktik dari Haji pelit. Cerita lokal adalah cerita yang tumbuh dan berkembang di daerah.

Unsur-unsur Intrinsik Dongeng

Dongeng biasanya mengandung lima unsur intrinsik yaitu tema, alur, penokohan, latar, amanat. Berikut Penjelasanya :
  • Tema
Merupakan ide pokok dari cerita dan merupakan patokan untuk membagun suatu cerita.
  •  Alur
Merupakan jalan cerita yang diurutkan besarkan sebab-akibat atau pun besarkan urutan waktu.
  •  Penokohan
Merupakan proses penampilan tokoh dengan pemberian watak, dan sifat.
  •  Latar
Merupakan salah satu unsur pembentuk cerita yang menunjukana dimana, dan kapan rangkaian-rangkaian cerita itu terjadi.
  • Amanat
Merupakan pesan yang ingin disampaikan pengerang kepada pembaca melalui cerita yang dibuatnya.
Demikian artikel tentang 20 Pengertian Dongeng Beserta Jenis Dan Unsur-unsur Intrinsiknya, Semoga bermanfaat bagi para pembaca situs ini, Terima Kasih 🙂
Persebaran Sumber Daya Lahan dan Sumber Daya Air di Indonesia

Persebaran Sumber Daya Lahan dan Sumber Daya Air di Indonesia

Persebaran Sumber Daya Lahan dan Sumber Daya Air di Indonesia

Persebaran Sumber Daya Lahan dan Sumber Daya Air di Indonesia

Persebaran berbagai jenis sumber daya alam di Indonesia sangat beragam dan bervariasi antara wilayah satu dan wilayah yang lainnya. Berikut ini persebaran sumber daya lahan dan sumber daya air di Indonesia.

  1. Sumber Daya Lahan

Indonesia memiliki luas wilayah daratan sekitar 1.906.240 km2. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya lahan yang cukup besar. Penggunaan sumber daya lahan di Indonesia bermacam-macam, antara lain untuk kegiatan pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, perindustrian, permukiman, dan pariwisata. Persebaran sumber daya lahan dapat diamati melalui persebaran jenis tanah (sebagai elemen penentu kualitas lahan) dan melalui persebaran jenis penggunaannya.

Dalam skala luas, jenis tanah yang terdapat di Indonesia antara lain tanah aluvial, litosol, latosol, regosol, mediteran, dan tanah gambut. Tanah aluvial disebut juga sebagai tanah entisol. Tanah aluvial adalah tanah yang berasal dari material hasil erosi yang terendapkan di suatu tempat. Tanah aluvial adalah tanah yang sangat subur dan banyak dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian. Tanah aluvial banyak terdapat di daerah pegunungan dan kaki gunung api di seluruh Indonesia. Tanah litosol memiliki persebaran di daerah pegunungan dan banyak dimanfaatkan untuk kegiatan perkebunan. Tanah latosol memiliki persebaran di daerah pegunungan tua, di mana tanah di tempat tersebut telah berkembang lebih lanjut. Tanah latosol banyak dimanfaatkan untuk kegiatan perkebunan dan pertanian tanaman palawija. Tanah regosol merupakan jenis tanah yang berasal dari bahan induk material vulkanik atau endapan pantai. Tanah regosol banyak terdapat di daerah gunung api yang masih aktif dan di daerah pesisir. Tanah regosol banyak dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan perkebunan. Tanah mediteran adalah tanah yang berasal dari bahan induk material batu gamping. Tanah mediteran banyak dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian palawija, sawah tadah hujan, serta kegiatan perkebunan. Tanah gambut adalah jenis tanah yang bersifat asam, banyak terdapat di Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan. Tanah gambut banyak diusahakan untuk kegiatan perkebunan kelapa sawit.

Lahan di Indonesia didominasi oleh berbagai jenis tanah yang cocok untuk kegiatan pertanian. Hal ini mendorong berkembangnya sektor pertanian di Indonesia. Lahan pertanian di Indonesia dapat diklasifikasikan menjadi ladang dan sawah. Ladang adalah lahan yang diusahakan untuk diolah, namun tanpa pengairan (irigasi). Artinya, pemanfaatan ladang dilakukan dengan bergantung pada air hujan. Ladang dapat ditanami dengan tanaman musiman atau tanaman tahunan. Persebaran ladang terdapat di seluruh wilayah Indonesia. Sementara itu, sawah adalah lahan pertanian yang diolah untuk ditanami padi dan rutin dilakukan pengairan. Jenis sawah dapat berupa sawah irigasi, sawah tadah hujan, dan sawah bencah (sawah pasang surut). Sawah irigasi adalah sawah yang memperoleh suplai air secara rutin. Persebaran sawah irigasi banyak terdapat di Pulau Jawa. Sawah tadah hujan adalah sawah yang hanya memperoleh pengairan dari air hujan. Persebaran sawah tadah hujan paling banyak terdapat di Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan. Sawah bencah atau sawah pasang surut adalah sawah yang mengandalkan pengairan dari pasang surut air laut. Sawah bencah banyak terdapat di sekitar muara sungai atau rawa di sekitar pantai.

Selain lahan pertanian, lahan yang memiliki peran besar bagi kehidupan rakyat Indonesia adalah lahan untuk sektor kehutanan. Lahan ini banyak dijumpai di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Akan tetapi, luas hutan di Indonesia terus berkurang dari waktu ke waktu. Hal ini terjadi akibat penebangan hutan secara liar serta akibat alih fungsi lahan untuk berbagai macam sektor kegiatan lainnya.

  1. Sumber Daya Air

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak di antara dua Samudra, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Hal tersebut menjadikan Indonesia kaya akan sumber daya air laut, baik air laut di antara pulau-pulau maupun air laut dari kedua samudra tersebut. Hampir seluruh provinsi di Indonesia memiliki wilayah laut, artinya persebaran sumber daya air laut tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Air laut banyak dimanfaatkan dalam kegiatan masyarakat, terutama di sektor perikanan. Selain sumber daya air berupa air laut, terdapat juga sumber daya air yang terdapat di daratan. Air yang terdapat di daratan dapat berupa air sungai, air danau, maupun mata air. Sungai dan danau tersebar di seluruh wilayah Indonesia, meskipun di beberapa daerah sungai hanya dijumpai dalam ukuran yang kecil. Demikian pula air tanah juga tersebar di seluruh wilayah Indonesia, meskipun di beberapa daerah dalam intensitas yang sedikit dan kualitas yang tidak terlalu baik.


Baca Artikel Lainnya:

Persebaran Sumber Daya Energi di Indonesia

Persebaran Sumber Daya Energi di Indonesia

Persebaran Sumber Daya Energi di Indonesia

Persebaran Sumber Daya Energi di Indonesia

Sumber daya energi yang dimiliki Indonesia, antara lain berupa energi fosil (minyak bumi, batu bara, dan gas alam), energi matahari, energi air, serta energi panas bumi. Agar dapat memahami persebaran berbagai sumber daya energi tersebut, perhatikan penjelasan berikut ini.

  1.    Energi Fosil

Energi fosil adalah energi yang dihasilkan dari minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Tambang minyak bumi di Indonesia terdapat di daratan maupun di lautan. Tambang minyak bumi yang terdapat di daratan, antara lain di Perlak (Aceh), Langkat (Sumatra Utara), Cirebon (Jawa Barat), Cepu (Jawa Tengah), Balikpapan, Pulau Bunyu, Tarakan (Kalimantan Timur), Pulau Seram (Maluku), serta di Sorong dan Biak (Papua). Tambang minyak bumi di lautan (lepas pantai) antara lain di Laut Cina Selatan (sekitar Kepulauan Natuna), Selat Malaka, Laut Jawa, Selat Sunda, Selat Karimata, Laut Sulawesi, dan Selat Makassar. Minyak mentah dari tambang-tambang minyak bumi diangkut dengan kapal tanker atau dialirkan melalui pipa menuju ke tempat penyulingan untuk diolah menjadi minyak yang siap pakai. Tempat penyulingan minyak di Indonesia antara lain terdapat di Dumai (Riau), Sungai Gerong (Sumatra Selatan), Pangkalan Brandan (Sumatra Utara), Balikpapan (Kalimantan Timur), dan Cilacap (Jawa Tengah).

Aktivitas penambangan batu bara yang pertama di Indonesia adalah di Pengaron (Kalimantan Timur), yaitu pada tahun 1849. Tambang batu bara berikutnya dibangun di Ombilin (Sumatra Barat) pada tahun 1892 dan di Bukit Asam (Sumatra Selatan) pada tahun 1919. Setelah itu, tambang batu bara lainnya adalah di Kota Baru/Pulau Laut (Kalimantan Selatan), Sungai Berau (Kalimantan Timur), dan Puruk Cahu (Kalimantan Tengah).

Selain minyak bumi dan batu bara, terdapat juga gas alam sebagai bagian dari energi fosil. Sumber gas alam di Indonesia terdapat di Kepulauan Natuna, Arun (Aceh), Dieng (Jawa Tengah), dan Bontang (Kalimantan Timur).

  1.    Energi Matahari

Energi matahari dapat dikembangkan sebagai energi alternatif pengganti energi fosil. Pengembangan energi matahari diwujudkan dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dikembangkan sejak tahun 1989. Pembangkit listrik tenaga surya terdapat di Pateuk (Aceh), Langkat (Sumatra Utara), Sukatani (Sukabumi, Jawa Barat), Pulau Kelapa Dua, Pulau Panggang, Pulau Payung, Pulau Pramuka, dan Pulau Karya (Kepulauan Seribu, DKI), Kampung Laut, Kecamatan Cimanggu, dan Kecamatan Kawunganten (Cilacap, Jawa Tengah), Kepulauan Karimunjawa (Jepara, Jawa Tengah), Rembang (Jawa Tengah), Tambelangan dan Waru (Pulau Madura, Jawa Timur), Buol Toli-toli (Sulawesi Tengah), serta Muting (Papua).

  1.    Energi Air

Energi air dapat menghasilkan energi mekanik hingga selanjutnya menghasilkan energi listrik. Energi air dapat berupa energi dari aliran air (air terjun/dam) dan energi pasang surut. Pemanfaatan energi air di Indonesia banyak terdapat di bendungan/waduk dan di aliran sungai. Energi air untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Indonesia terdapat di Peusangan (Aceh), Sigura-gura (Sumatra Utara), Asahan (Sumatra Utara), Maninjau (Sumatra Barat), Batutegi (Lampung), Jatiluhur (Jawa Barat), Gajah Mungkur (Jawa Tengah), Karangkates (Jawa Timur), Riam Kanan (Kalimantan Selatan), dan Tanggari (Sulawesi Utara).

  1.    Energi Panas Bumi

Wilayah Indonesia dilalui oleh sabuk vulkanik (volcanic belt) sehingga memiliki banyak gunung api (kurang lebih 177 gunung api aktif). Sabuk vulkanik tersebut membentang dari Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Maluku membentuk jalur gunung api yang sangat panjang. Aktivitas magma dari gunung api-gunung api tersebut merupakan sumber energi panas bumi. Selain dari aktivitas magma, energi panas bumi juga dapat timbul akibat pengangkatan dan patahan. Energi panas bumi merupakan energi yang dihasilkan oleh tekanan dari dalam bumi untuk digunakan menghasilkan listrik. Pemanfaatan energi panas bumi diwujudkan dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Sumber energi panas bumi yang relatif dangkal dapat dicirikan oleh peristiwa munculnya mata air panas, lapangan solfatara dan fumarola (suatu lokasi yang berdekatan dengan mata air panas, di mana terdapat semburan-semburan gas), kubangan lumpur panas, tanah beruap (steaming grounds), dan tanah panas. Energi panas bumi terdapat di Kamojang dan Drajat (Jawa Barat), Dieng (Jawa Tengah), Buyan (Bali), Pocoleok (Flores), dan Linow (Sulawesi Utara). Sementara itu, sumber energi panas bumi akibat peristiwa pengangkatan dan patahan, antara lain di Suoh (Lampung), Gunung Kerinci (Sumatra Barat), Muara Labuh (Sumatra Barat), dan Masepe (Sulawesi Selatan).


Baca Artikel Lainnya:

Macam-Macam Gaya Dalam Olahraga Renang

Macam-Macam Gaya Dalam Olahraga Renang

Macam-Macam Gaya Dalam Olahraga Renang

Macam-Macam Gaya Dalam Olahraga Renang

• Gaya Bebas

Infotoyotabandung.Co.Id – Gaya bebas yaitu berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Ke-2 belahtangan dengan cara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sesaat keduabelah kaki dengan cara bergantian dicambukkan naik turun ke atas serta ke bawah. Pada saat berenanggaya bebas, posisi muka menghadap ke permukaan air. Pernapasan dikerjakan waktu lengandigerakkan ke luar dari air, waktu tubuh jadi miring serta kepala berpaling ke samping. Sewaktumengambil napas, perenang dapat menentukan untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkangaya berenang yang lain, gaya bebas adalah gaya berenang yg dapat bikin tubuh melajulebih cepat di air.

• Gaya Dada

Gaya dada adalah gaya berenang paling popular untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabildan kepala bisa ada diluar air kurun waktu yg lama. Gaya dada atau gaya katak adalahberenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, tetapi tidak sama dari gaya bebas, batang tubuh senantiasa dalam situasi terus. Ke-2 belah kaki menendang ke arah luar sementarakedua belah tangan diluruskan di depan. Ke-2 belah tangan di buka ke samping seperti gerakanmembelah air supaya badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh mengikuti gerakan kataksedang berenang hingga dimaksud gaya katak. Pernapasan dikerjakan saat mulut ada dipermukaan air, sesudah satu kali gerakan tangan-kaki atau 2 x gerakan tangan-kaki.

• Gaya Punggung

Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap kepermukaan air. Posisi muka ada diatas air hingga orang gampang mengambil napas. Namun
perenang cuma bisa lihat atas serta tak dapat lihat ke depan. Pada saat berlomba, perenangmemperkirakan dinding pinggir kolam dengan mengkalkulasi jumlah gerakan. Dalam gaya punggung, gerakan lengan serta kaki sama dengan gaya bebas, tetapi dengan posisitubuh telentang di permukaan air. Ke-2 belah tangan dengan cara bergantian digerakkan menujupinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut serta hidung ada diluar air hingga mudahmengambil atau buang napas dengan mulut atau hidung.

• Gaya Kupu-Kupu

Gaya kupu-kupu atau gaya lumba-lumba yaitu satu diantara gaya berenang dengan posisi dadamenghadap ke permukaan air. Ke-2 belah lengan dengan cara berbarengan ditekan ke bawah dandigerakkan ke arah luar saat sebelum diayunkan ke depan. Sesaat ke-2 belah kaki secarabersamaan menendang ke bawah serta ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Hawa dihembuskan kuat-kuat dari mulut serta hidung saat sebelum kepala nampak dari air, serta udaradihirup melalui mulut saat kepala ada diluar air. Gaya kupu-kupu di ciptakan th. 1933, serta adalah gaya berenang paling baru. Tidak sama darirenang gaya yang lain, perenang pemula yg belajar gaya kupu-kupu butuh saat lebih lamauntuk pelajari koordinasi gerakan tangan serta kaki. Berenang yaitu satu diantara type olahraga yg dapat menambah kesehatan seseorang yangjg adalah olahraga tiada gaya gravitasi bumi (non weight barring). Berenang terbilangminim risiko cedera fisik lantaran waktu berenang semua berat badan ditahan oleh air ataumengapung. Diluar itu berenang adalah olahraga yg paling disarankan untuk mereka yangkelebihan berat badan (obesitas), ibu hamil serta pasien masalah persendian tulang atauarthritis.